Dilarang Mengirimkan Barang-barang Ini Melalui Kargo
05 Jul 2017 17:27:25 WIB | Tatang Muhtar | dibaca 2359
Ket: Jenis barang yang dilarang pengirimannya via kargo
Foto: Google



Riyadh, LiputanBMI - Saat Anda mengirimkan barang (barang pribadi/personal effects) melalui perusahaan kargo, pastikan tidak ada barang yang dilarang mengirimkannya baik secara hukum, keamanan penerbangan/pelayaran maupun ketentuan otoritas setempat.

Jenis barang yang dilarang dikirim bersamaan dengan barang-barang pribadi (PE), diantaranya:

  1. Animals : Binatang.
  2. Asbestos : Asbes.
  3. Bullion : Emas/Perak dalam jumlah yang banyak.
  4. Currency : Mata uang.
  5. Dangerous Goods, combustible and hazardous materials : Barang-barang berbahaya dan barang yang mudah terbakar, seperti baterai/accu.
  6. Liquid items: Benda cair (minyak wangi, shampo, minuman).
  7. Explosive materials : Bahan peledak.
  8. Firearms, parts thereof and ammunition : Senjata api dan amunisi.
  9. Fireworks or Firecrackers : Petasan.
  10. Goods of cultural value : Barang-barang yang bernilai budaya.
  11. Human remains, including ashes : Organ tubuh manusia/abu manusia.
  12. Jewellery, precious metals and stones : Perhiasan, logam mulia dan batu berharga.
  13. Narcotics : Narkotika.
  14. Alcoholic beverages : Minuman keras dan yang beralkohol.
  15. Animal products : Hasil dari hewan.
  16. Color photo copy and parts : Mesin fotocopy berwarna dan bagiannya.
  17. Medicine : Obat-obatan, termasuk jamu.
  18. Plants and plant seeding : Tanaman dan bibit tanaman.
  19. Unregistered food and beverages at the Department of Health : Makanan dan minuman yang tidak terdaftar pada Departemen Kesehatan.
  20. Waste : Limbah.
  21. Dan barang-barang tertentu sebagai akibat dari hukum yang berlaku di negara setempat.

Khusus untuk Anda yang tinggal di Arab Saudi, pastikan tidak mengirimkan air Zam-zam dalam kemasan apapun, sekecil apapun.

Hal ini sesuai amr maliki (perintah kerajaan) yang hanya memperbolehkan air zam-zam dibawa ke luar Arab Saudi sebagai buah tangan, artinya bersamaan dengan orang yang melakukan perjalanan dari Arab Saudi ke luar.

Selain itu, disarankan agar tidak mengirimkan barang elektronik seperti HP, laptop, atau gadget yang masih baru (dalam kemasan) karena kemungkinan akan dikenakan bea masuk dan pajak yang besarannya mencapai 25% dari harga barang tersebut.

 (TTG, 05/07)

BRI KSA
Universitas Terbuka Riyadh